Berita Internasional Kegiatan SDGs
Home » Pos » Berita » Perkuat Rekognisi Global, Prof. Sugianto UIN Siber Cirebon Jadi Narasumber ASEANACA di Universiti Kebangsaan Malaysia

Perkuat Rekognisi Global, Prof. Sugianto UIN Siber Cirebon Jadi Narasumber ASEANACA di Universiti Kebangsaan Malaysia

Perkuat Rekognisi Global, Prof. Sugianto UIN Siber Cirebon Jadi Narasumber ASEANACA di Universiti Kebangsaan Malaysia

UIN Siber Cirebon (Malaysia) — Salah satu dosen terbaik Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Sugianto, S.H., M.H., kembali mengharumkan nama institusi di kancah internasional dengan menjadi narasumber utama dalam kegiatan ASEANACA yang diselenggarakan di Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan ini merupakan bagian dari lawatan akademik selama lima hari dalam rangka memperkuat rekognisi internasional UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Kegiatan ilmiah tersebut mengusung tema “Judicial Review UU No. 23 Tahun 2011 tentang Kedudukan Hukum BAZNAS dalam Pengelolaan Zakat: Kontroversi Hukum dan Implikasinya”, dan dilaksanakan pada Jumat, 30 Januari 2026, dalam rangkaian acara Lawatan SEEDS dan ASEANACA yang diikuti oleh delegasi dari berbagai negara ASEAN.

Dalam forum internasional ini, sebanyak 13 delegasi ASEANACA turut menyampaikan pembentangan ringkas pada sesi perbincangan ilmiah. Acara juga menghadirkan empat narasumber kompeten, baik dari dalam maupun luar negeri, yang memiliki kepakaran di bidang hukum, ekonomi Islam, serta tata kelola zakat.

Sebagai salah satu narasumber utama, Prof. Dr. Sugianto memaparkan hasil kajian kritis terkait posisi hukum Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam sistem pengelolaan zakat di Indonesia. Ia menyoroti dinamika regulasi, praktik kelembagaan, serta berbagai tantangan implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 di tengah kompleksitas sosial dan perkembangan lembaga zakat.

Dalam paparannya, Prof. Sugianto menekankan pentingnya sinergi antara lembaga amil zakat yang dikelola negara dan lembaga amil zakat swasta (LAZ). Menurutnya, kolaborasi yang harmonis merupakan kunci utama dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan zakat guna mewujudkan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.

UKM ELFAHD UIN Siber Cirebon Raih Juara 2 Nasional, Tubagus Al-Furqan Sabet MVP Telkom University Futsal Championship 2026

“Dalam praktiknya memang kerap terjadi dinamika, terutama terkait penentuan wilayah muzakki antara BAZNAS dan LAZ. Namun, hal ini merupakan bagian dari proses pendewasaan sistem pengelolaan zakat yang terus berkembang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Sugianto menegaskan bahwa secara yuridis, BAZNAS dan LAZ memiliki kedudukan hukum yang setara dan saling melengkapi, sehingga diperlukan penguatan regulasi teknis dan komunikasi kelembagaan agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan.

Melalui forum internasional ini, diharapkan terbangun pertukaran gagasan, pengayaan perspektif akademik, serta penguatan jejaring regional, yang dapat mendorong pengembangan tata kelola zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkeadilan di tingkat ASEAN maupun global.

Partisipasi aktif dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam forum ASEANACA ini sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam memperkuat internasionalisasi, reputasi akademik, dan kontribusi keilmuan pada isu-isu strategis umat di tingkat global.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

03

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

04

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

05

Pengumuman Penetapan Keringan UKT Semester Genap 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

May 2026
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Archives

Pos Terbaru