UIN Siber Cirebon – Mahasiswa KKN Tematik Kelompok 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menghadirkan Program Pohon Literasi sebagai upaya menumbuhkan minat baca sekaligus meningkatkan kemampuan memahami bacaan pada anak-anak di Desa Sidamulya. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6–7 Agustus 2026 di MI Islamiyah Desa Sidamulya dan SDN 1 Sidamulya dengan melibatkan siswa sekolah dasar sebagai peserta.
Program Pohon Literasi diinisiasi berdasarkan hasil observasi mahasiswa KKN yang menemukan perlunya penguatan minat baca anak sekaligus metode pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif. Melalui pendekatan sederhana dan kreatif, mahasiswa mengajak siswa menjadikan aktivitas membaca sebagai pengalaman belajar yang menyenangkan.
Membaca, Memahami, dan Menuliskan Pesan dari Bacaan
Kegiatan diawali dengan sesi membaca bersama menggunakan berbagai buku bacaan yang telah disediakan oleh mahasiswa KKN. Setelah menyelesaikan bacaan, siswa diajak memahami isi buku dan menuliskan ringkasan atau pesan yang mereka peroleh pada sticky note.
Hasil tulisan tersebut kemudian ditempelkan pada media berbentuk pohon yang disebut Pohon Literasi. Setiap sticky note yang tertempel menjadi simbol bertambahnya pengetahuan dan pengalaman membaca para siswa.
Metode ini tidak hanya mengajak anak membaca, tetapi juga melatih mereka untuk memahami informasi, mengingat kembali isi bacaan, serta menyampaikan gagasan dengan bahasa sederhana.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif membaca, berdiskusi mengenai isi buku, hingga berlomba-lomba mengisi Pohon Literasi dengan hasil pemahaman mereka. Suasana tersebut membuat kegiatan literasi terasa lebih dekat dengan dunia anak dan tidak monoton.
Mendorong Anak Berani Mengungkapkan Gagasan
Program Pohon Literasi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan berkomunikasi. Setelah membaca, siswa tidak hanya dituntut mengetahui isi buku, tetapi juga diajak menentukan pesan atau informasi yang dianggap penting.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 18 berharap siswa semakin terbiasa membaca secara aktif, bukan sekadar menyelesaikan bacaan. Kemampuan memahami isi bacaan dan mengungkapkannya kembali diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran siswa di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Kelompok KKN 18, Muhamad Arfan Maulidan, bersama mahasiswa KKN lainnya turut mendampingi siswa selama proses membaca dan mengisi Pohon Literasi. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan untuk belajar sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Menumbuhkan Budaya Literasi Secara Berkelanjutan
Program Pohon Literasi menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN Tematik Kelompok 18 dalam mendukung penguatan budaya literasi di Desa Sidamulya. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai program selama masa KKN, tetapi dapat menginspirasi sekolah dan siswa untuk terus menjadikan membaca sebagai bagian dari kebiasaan sehari-hari.
Dengan menghadirkan metode yang sederhana, visual, dan interaktif, Pohon Literasi menunjukkan bahwa kegiatan membaca dapat dikembangkan menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus edukatif. Setiap buku yang dibaca, setiap pesan yang dituliskan, dan setiap gagasan yang dibagikan menjadi bagian dari proses tumbuhnya pengetahuan anak-anak Desa Sidamulya.
Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Hj. Lilik Herawati, M.Pd. turut mendampingi pelaksanaan program. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Kuwu Desa Sidamulya Dudi Mazudin Zakaria serta Kepala MI Islamiyah Najib, S.Pd.I.
Melalui Pohon Literasi, KKN Tematik Kelompok 18 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berupaya menanamkan kebiasaan membaca sejak dini sekaligus membangun generasi yang lebih percaya diri dalam memahami, berpikir, dan menyampaikan gagasan.
Poin Penting Kegiatan
Program Pohon Literasi dilaksanakan di MI Islamiyah dan SDN 1 Sidamulya pada 6–7 Agustus 2026 dengan rangkaian membaca bersama, menuliskan ringkasan atau pesan dari bacaan, kemudian menempelkannya pada media Pohon Literasi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan minat baca, kemampuan memahami bacaan, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian anak dalam mengungkapkan gagasan. Antusiasme siswa selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan literasi yang kreatif dan interaktif dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendukung tumbuhnya budaya literasi secara berkelanjutan di Desa Sidamulya.
Kaitan dengan SDGs
Program ini relevan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam mendukung peningkatan kemampuan literasi dan menciptakan pengalaman belajar yang inklusif serta menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap penguatan kualitas pembelajaran melalui pengembangan kemampuan membaca, memahami informasi, berpikir kritis, dan berkomunikasi.


