Berita Ekoteologi Internasional Kegiatan KKN | Pengabdian Masyarakat SDGs
Home » Pos » Berita » Riset Kolaborasi Indonesia-Filipina: UIN Siber Cirebon dan UM Digos College Bedah Pariwisata Halal Berkelanjutan

Riset Kolaborasi Indonesia-Filipina: UIN Siber Cirebon dan UM Digos College Bedah Pariwisata Halal Berkelanjutan

#UINSiberCirebon, #UINSSC, #FEBI, #UMDigosCollege, #Filipina, #InternationalCollaboration, #InternationalResearch, #SustainableHalalTourism, #HalalTourism, #HalalTourismIndonesia ,#HalalTourismPhilippines, #VisitingLecturer, #PkMInternasional, #CommunityService ,#InternationalAcademicCollaboration, #PariwisataBerkelanjutan, #UMKM, #Mangrove ,#ResearchCollaboration, #CirebonGoInternational,#KampusBerdampak,#KampusBerkelanjutan,#KampusRamahDifabel,#SDGs04,

UIN Siber Cirebon (Digos, Filipina) — Bagaimana pariwisata halal dapat tumbuh tanpa mengorbankan lingkungan, budaya, dan kepentingan masyarakat? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu fokus akademik dalam International Collaboration Research, Visiting Lecturer, and Community Service 2026 yang dilaksanakan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) bersama UM Digos College, Filipina, pada 10–15 Agustus 2026 di Digos City.

#UINSiberCirebon, #UINSSC, #FEBI, #UMDigosCollege, #Filipina, #InternationalCollaboration, #InternationalResearch, #SustainableHalalTourism, #HalalTourism, #HalalTourismIndonesia ,#HalalTourismPhilippines, #VisitingLecturer, #PkMInternasional, #CommunityService ,#InternationalAcademicCollaboration, #PariwisataBerkelanjutan, #UMKM, #Mangrove ,#ResearchCollaboration, #CirebonGoInternational,#KampusBerdampak,#KampusBerkelanjutan,#KampusRamahDifabel,#SDGs04,

Mengusung penelitian “Determining Factors of Sustainable Halal Tourism: A Comparative Study of Indonesia and the Philippines,” kolaborasi ini mempertemukan perspektif akademik dari Indonesia dan Filipina untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan pariwisata halal berkelanjutan.

Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda internasional. Program ini menjadi ruang untuk memperluas jejaring akademik, bertukar pengetahuan, memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata melalui pengabdian kepada masyarakat.

Mengapa Sustainable Halal Tourism Penting?

Pariwisata halal selama ini sering dipahami sebatas ketersediaan makanan halal, fasilitas ibadah, atau layanan yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan Muslim.

Kemenag Buka Donasi Tanggap Bencana, Mari Kuatkan Saudara Kita!

Padahal, konsep pariwisata halal dapat dikembangkan lebih luas.

Pariwisata halal yang berkelanjutan perlu memperhatikan aspek ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Destinasi wisata tidak cukup hanya menarik bagi wisatawan. Pengembangannya juga perlu memberikan manfaat bagi masyarakat lokal dan menjaga sumber daya alam agar tetap dapat dinikmati generasi berikutnya.

Perspektif tersebut menjadi penting ketika Indonesia dan Filipina dibandingkan.

Kedua negara memiliki karakter masyarakat, budaya, potensi wisata, dan perkembangan industri pariwisata yang berbeda. Perbedaan tersebut justru menjadi kekuatan dalam penelitian kolaboratif.

Melalui studi komparatif, para peneliti dapat melihat faktor yang memiliki kesamaan, menemukan perbedaan, serta mengidentifikasi peluang pengembangan pariwisata halal yang lebih adaptif.

Wujudkan Kampus Siber Sejati, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perkuat Literasi IT dan Integrasi Layanan Digital

Tim Peneliti Indonesia dan Filipina Bersatu

Tim kolaborasi dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terdiri atas Dr. Hj. Dewi Fatmasari, S.E., M.Si., Yati Haryati, M.Sc., dan Raquema Bongoan Motem.

Sementara dari UM Digos College turut terlibat Princess J. Cole, MBA, CHRP.

Kolaborasi lintas negara tersebut menjadi kekuatan utama dalam penelitian. Masing-masing peneliti membawa pengalaman, perspektif, dan pemahaman terhadap konteks masyarakat di negaranya.

#UINSiberCirebon, #UINSSC, #FEBI, #UMDigosCollege, #Filipina, #InternationalCollaboration, #InternationalResearch, #SustainableHalalTourism, #HalalTourism, #HalalTourismIndonesia ,#HalalTourismPhilippines, #VisitingLecturer, #PkMInternasional, #CommunityService ,#InternationalAcademicCollaboration, #PariwisataBerkelanjutan, #UMKM, #Mangrove ,#ResearchCollaboration, #CirebonGoInternational,#KampusBerdampak,#KampusBerkelanjutan,#KampusRamahDifabel,#SDGs04,

Dr. Hj. Dewi Fatmasari dan Yati Haryati, M.Sc terlibat dalam berbagai sesi akademik, mulai dari presentasi, diskusi penelitian, hingga sharing research experience. Sementara Raquema Bongoan Motem turut menjadi bagian dari tim yang mendukung rangkaian kegiatan penelitian dan akademik.

FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Perluas Jejaring Internasional lewat KKN-PPL di Kedah, Malaysia

Dari pihak UM Digos College, Princess J. Cole turut berperan dalam mendukung pelaksanaan kegiatan kolaborasi.

Pertemuan para akademisi tersebut membuka ruang dialog yang lebih luas. Penelitian tidak lagi berhenti pada diskusi internal kampus, tetapi berkembang menjadi pertukaran gagasan lintas negara.

Dari Cirebon ke Digos: Berbagi Pengalaman Riset

Rangkaian kegiatan dimulai dengan kedatangan Tim Kolaborasi Research UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Filipina sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Setelah menyelesaikan proses kedatangan, tim melanjutkan perjalanan menuju UM Digos College dan tiba sekitar pukul 09.00. Kegiatan kemudian diawali dengan acara pembukaan hingga sekitar pukul 11.00.

Pembukaan menjadi momentum untuk memperkenalkan kedua institusi, menyampaikan tujuan program, serta membangun komunikasi akademik antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UM Digos College.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan campus tour hingga sekitar pukul 15.00.

Tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkesempatan mengenal lingkungan kampus, fasilitas pendidikan, serta aktivitas akademik di UM Digos College. Bagi peserta, campus tour menjadi pengalaman menarik untuk melihat secara langsung bagaimana kehidupan akademik berlangsung di Filipina.

Visiting Lecturer, Membawa Perspektif Indonesia ke Kelas Filipina

Kolaborasi tidak berhenti pada penelitian.

Tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga melaksanakan visiting lecturer di kelas UM Digos College. Dalam kegiatan tersebut, tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berbagi materi dan perspektif akademik kepada mahasiswa Filipina.

Interaksi antara dosen dan mahasiswa dari dua negara menciptakan suasana pembelajaran yang berbeda.

Mahasiswa UM Digos College mendapatkan kesempatan mengenal perspektif akademik dari Indonesia. Sebaliknya, tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperoleh pengalaman memahami dinamika pembelajaran di lingkungan pendidikan tinggi Filipina.

Inilah salah satu nilai penting program mobilitas dan kolaborasi internasional: pengetahuan bergerak melintasi batas negara.

Riset Berjalan, Pengabdian kepada Masyarakat Tetap Menyertai

Hal menarik lainnya, program ini tidak hanya berbicara tentang penelitian dan pendidikan.

Tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga melaksanakan community service atau Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Internasional.

Salah satu kegiatan dilakukan melalui penanaman pohon mangrove. Aktivitas tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

Kegiatan sederhana tersebut memiliki pesan yang kuat.

Pariwisata yang berkelanjutan tidak mungkin dibangun tanpa lingkungan yang sehat. Karena itu, pembahasan mengenai sustainable halal tourism memiliki hubungan erat dengan upaya menjaga ekosistem dan memberdayakan masyarakat sekitar destinasi.

Dengan menanam mangrove, mahasiswa dan tim akademik tidak hanya berbicara mengenai keberlanjutan, tetapi juga melakukan aksi nyata.

UMKM Filipina Jadi Ruang Belajar Bersama

Selain kegiatan lingkungan, tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon juga melakukan sosialisasi kepada pelaku UMKM di Filipina.

Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan mengenai pengembangan usaha, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kapasitas UMKM.

Interaksi langsung dengan pelaku usaha memberikan pengalaman berharga bagi tim. Mereka dapat melihat bagaimana masyarakat lokal menjalankan kegiatan ekonomi sekaligus memahami potensi dan tantangan yang dihadapi UMKM di Filipina.

Bagi FEBI, pengalaman ini sangat relevan karena pengembangan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan berkelanjutan.

Pariwisata, UMKM, lingkungan, dan masyarakat pada akhirnya saling berkaitan.

Jika dikelola dengan baik, pariwisata dapat membuka peluang ekonomi. Namun, pertumbuhan tersebut harus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat lokal.

Dari Penelitian Menuju Dampak Nyata

Pelaksanaan International Collaboration Research, Visiting Lecturer, and Community Service 2026 menunjukkan bahwa kerja sama internasional dapat dikembangkan dalam banyak bentuk.

Ada penelitian yang menghasilkan pengetahuan.

Ada visiting lecturer yang mempertemukan dosen dan mahasiswa.

Ada community service yang menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan.

Ketiganya saling melengkapi.

Melalui penelitian “Determining Factors of Sustainable Halal Tourism: A Comparative Study of Indonesia and the Philippines,” UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UM Digos College berupaya membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pariwisata halal berkelanjutan.

Sementara melalui visiting lecturer dan community service, pengetahuan tersebut dibawa lebih dekat kepada mahasiswa dan masyarakat.

Inilah wajah kolaborasi internasional yang diharapkan tidak berhenti pada seremoni.

Riset menghasilkan pengetahuan. Pendidikan membagikan pengetahuan. Pengabdian menerjemahkan pengetahuan menjadi manfaat.

Membuka Jalan Kolaborasi yang Lebih Luas

Kegiatan yang berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 tersebut menjadi pengalaman internasional yang berharga bagi tim UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Lebih dari itu, kegiatan ini membuka peluang bagi kerja sama lanjutan antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UM Digos College dalam bidang penelitian, pendidikan, pertukaran akademik, pengembangan mahasiswa, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Dari Cirebon menuju Digos, kolaborasi ini membawa pesan sederhana bahwa perguruan tinggi tidak boleh berjalan sendirian.

#UINSiberCirebon, #UINSSC, #FEBI, #UMDigosCollege, #Filipina, #InternationalCollaboration, #InternationalResearch, #SustainableHalalTourism, #HalalTourism, #HalalTourismIndonesia ,#HalalTourismPhilippines, #VisitingLecturer, #PkMInternasional, #CommunityService ,#InternationalAcademicCollaboration, #PariwisataBerkelanjutan, #UMKM, #Mangrove ,#ResearchCollaboration, #CirebonGoInternational,#KampusBerdampak,#KampusBerkelanjutan,#KampusRamahDifabel,#SDGs04,

Ketika akademisi dari dua negara bertemu, perspektif menjadi lebih luas. Ketika mahasiswa dan masyarakat dilibatkan, pengetahuan menjadi lebih hidup. Dan ketika penelitian diterjemahkan menjadi aksi, ilmu pengetahuan dapat memberikan dampak yang lebih nyata.

Indonesia dan Filipina mungkin memiliki perbedaan budaya dan karakter masyarakat. Namun, keduanya memiliki ruang yang sama untuk belajar, berkolaborasi, dan membangun masa depan pariwisata yang lebih berkelanjutan.

Bagi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, langkah ini menjadi bagian dari perjalanan menuju kampus yang semakin terbuka terhadap dunia.

Bukan hanya go international, tetapi juga grow together—tumbuh bersama melalui ilmu, kolaborasi, dan pengabdian.

Berita Populer

01

Pengumuman Pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026

02

UIN Siber Cirebon Jadi Tuan Rumah CBT Beasiswa S1 Kerajaan Maroko 2026, Perkuat Jejaring Internasional Pendidikan Islam

03

Pengumuman Pengajuan Usulan Keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Tahun Akademik 2025/2026

04

Pendaftaran Beasiswa BI 2026 UIN Siber Cirebon Semester I

05

Pengumuman Perpanjangan Pelaksanaan Herregistrasi Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026

Download PPID UINSSC Mobile App

Kalender

August 2026
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Pos Terbaru