UIN Siber Cirebon (Melaka, Malaysia) — Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat kolaborasi akademik internasional. Pada Kamis (30/7/2026), tim dosen melaksanakan rangkaian kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kunjungan akademik di sejumlah institusi di Melaka, Malaysia.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi sekaligus memperluas jejaring akademik antara Indonesia dan Malaysia.
Tiga agenda utama dilaksanakan dalam satu hari, yakni penelitian di Institut Tun Perak Batu Berendam, pengabdian kepada masyarakat di Pondok Barakatul Qadiri, serta kunjungan akademik ke Universitas Islam Melaka (UNIMEL).
Riset Sejarah Melayu di Institut Tun Perak
Agenda diawali dengan kunjungan penelitian ke Institut Tun Perak, Batu Berendam, Melaka. Tim SPI menelusuri berbagai literatur, data, dan dokumen yang berkaitan dengan sejarah Islam serta perkembangan peradaban Melayu.
Selain mengumpulkan referensi, tim juga berdiskusi dengan pengelola institut mengenai peluang penelitian bersama. Pertukaran informasi tersebut diharapkan dapat memperkaya kajian sejarah Islam dan peradaban Melayu di kawasan Asia Tenggara.
Data dan referensi yang diperoleh juga dapat menjadi bahan pengembangan penelitian dosen maupun mahasiswa SPI pada masa mendatang.
Belajar dari Pendidikan Islam di Pondok Barakatul Qadiri
Kegiatan dilanjutkan dengan pengabdian kepada masyarakat di Pondok Barakatul Qadiri yang dipimpin Datuk Ghazali Yusuf.
Tim berdialog mengenai perkembangan pendidikan Islam, pembinaan masyarakat, serta upaya mempertahankan nilai keagamaan dan budaya lokal di Melaka.
Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai pengelolaan pendidikan Islam dan pemberdayaan masyarakat. Di sisi lain, kegiatan ini juga memberikan perspektif baru bagi tim dalam memahami dinamika lembaga pendidikan Islam di Malaysia.
Perkuat Kemitraan dengan UNIMEL
Pada sore hari, tim SPI mengunjungi Universitas Islam Melaka (UNIMEL). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus mengembangkan kerja sama yang telah dibangun sejak 2024.
UNIMEL dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon membahas sejumlah peluang kolaborasi, mulai dari penelitian bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen, mobilitas mahasiswa, hingga penyelenggaraan kegiatan akademik internasional.
Kunjungan tersebut menjadi kunjungan kedua SPI ke UNIMEL setelah pertemuan pertama pada Oktober 2024. Hubungan yang terus berlanjut menunjukkan adanya komitmen kedua institusi untuk membangun kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.
Dari Melaka untuk Kampus Berwawasan Global
Rangkaian kegiatan di Melaka menunjukkan bahwa internasionalisasi perguruan tinggi tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama. Kolaborasi perlu diwujudkan melalui riset, pengabdian, pertukaran pengetahuan, dan program akademik yang memberikan manfaat nyata.
Melalui kegiatan ini, SPI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin memperluas pengalaman internasional sekaligus memperkuat kajian sejarah Islam dan peradaban Melayu.
Ke depan, jejaring dengan berbagai institusi di Malaysia diharapkan melahirkan penelitian kolaboratif, publikasi internasional, seminar bersama, serta program pengabdian lintas negara.
Dari riset, lahir pengetahuan. Dari kolaborasi, lahir inovasi. Dari kerja sama Indonesia–Malaysia, terbuka jalan menuju pendidikan tinggi yang semakin mendunia.


