UIN Siber Cirebon – Pendidikan keagamaan sejak usia dini menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk kebiasaan dan karakter peserta didik. Hal tersebut menjadi perhatian KKN Kelompok 89 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melalui kegiatan edukasi dan praktik wudhu serta sholat bersama siswa SD Negeri 3 Cipanas, Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–10.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program kerja KKN 89 di bidang pendidikan dan keagamaan. Melalui pendekatan praktik secara langsung, siswa diajak memahami sekaligus mempraktikkan tata cara wudhu dan sholat dengan baik.
Belajar Ibadah melalui Praktik Langsung
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai tata cara wudhu dan sholat. Mahasiswa KKN 89 menjelaskan tahapan wudhu secara berurutan serta memberikan pemahaman mengenai gerakan-gerakan sholat.
Agar materi lebih mudah dipahami, mahasiswa tidak hanya memberikan penjelasan secara teori, tetapi juga memperagakan setiap tahapan di hadapan para siswa. Setelah mendapatkan penjelasan dan contoh, siswa diberikan kesempatan untuk mengikuti dan mempraktikkan secara langsung.
Pendekatan tersebut membuat kegiatan berlangsung secara lebih interaktif. Siswa dapat melihat contoh, mengikuti gerakan, sekaligus memahami tahapan ibadah melalui pengalaman praktik.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 89 berupaya memastikan bahwa pengetahuan keagamaan yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diterapkan dalam aktivitas ibadah sehari-hari.
Membangun Kebiasaan Ibadah Sejak Dini
Kegiatan praktik wudhu dan sholat menjadi bagian dari upaya menanamkan pemahaman ibadah sejak usia dini. Dengan mengenalkan tata cara ibadah secara tepat dan menyenangkan, siswa diharapkan dapat membangun kebiasaan positif yang diterapkan secara konsisten.
Keterlibatan mahasiswa KKN juga memberikan suasana belajar yang berbeda bagi siswa. Interaksi langsung antara mahasiswa dan siswa menciptakan ruang pembelajaran yang lebih komunikatif, sehingga peserta dapat lebih leluasa mengikuti praktik dan memahami materi yang diberikan.
Ketua KKN 89, Aidil Fadilul Walad, bersama mahasiswa KKN turut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. Sejumlah mahasiswa, di antaranya Dina Sri Wulandari, Fikih Fatikhaturrochmah, dan Septama Rizkya Agung Suwarno Putra, berperan dalam penyampaian materi serta pendampingan praktik siswa.
Kolaborasi Pendidikan dan Pengabdian
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Amirudin, S.Pd.SD., selaku Kepala SD Negeri 3 Cipanas. Kolaborasi antara pihak sekolah dan mahasiswa KKN menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan edukasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan siswa.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki melalui kegiatan pengabdian secara langsung di lingkungan pendidikan.
KKN 89 UIN Siber Cirebon berupaya menghadirkan program yang tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga dapat memberikan bekal bagi siswa dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Mendukung Pendidikan Berkualitas dan Pembentukan Karakter
Edukasi praktik wudhu dan sholat ini memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas. Kegiatan tersebut mendukung proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, nilai, dan keterampilan peserta didik.
Pembelajaran melalui praktik juga menjadi salah satu cara untuk membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Dengan melihat contoh dan mempraktikkannya secara langsung, siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif.
Melalui kegiatan ini, KKN 89 berharap siswa SDN 3 Cipanas semakin memahami pentingnya wudhu dan sholat serta mampu melaksanakan keduanya dengan tata cara yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian UIN Siber Cirebon dalam mendukung pendidikan dan pembentukan generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai keagamaan yang kuat.


