UIN Siber Cirebon (Bangi, Malaysia) — Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI), Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat jejaring akademik internasional. Salah satunya melalui kunjungan ke Perpustakaan Induk Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) di Bandar Baru Bangi, Selangor, Malaysia, pada Selasa (28/7/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kerja sama akademik internasional antara UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan sejumlah perguruan tinggi di Malaysia. Selain memperluas wawasan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi tim SPI untuk melihat secara langsung pengelolaan perpustakaan modern sebagai pusat sumber belajar, literasi, dan penelitian.
Belajar Pengelolaan Perpustakaan Modern
Dalam kunjungan tersebut, delegasi memperoleh informasi mengenai sistem layanan perpustakaan, pengelolaan koleksi ilmiah, digitalisasi bahan pustaka, hingga pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung kebutuhan akademik.
Perpustakaan UKM menyediakan beragam sumber referensi, mulai dari koleksi cetak, jurnal elektronik, basis data ilmiah, hingga berbagai sumber digital yang dapat dimanfaatkan mahasiswa dan peneliti.
Tim SPI juga berdiskusi mengenai pengembangan literasi informasi. Kemampuan menemukan, memilih, mengevaluasi, dan menggunakan sumber informasi secara tepat menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas penelitian.
Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa perpustakaan tidak lagi sekadar tempat menyimpan buku. Perpustakaan kini berkembang menjadi ruang kolaborasi dan pusat pengetahuan yang mendukung proses pembelajaran serta penelitian.
Delegasi SPI Perluas Wawasan Akademik
Kunjungan diikuti delegasi Program Studi Sejarah Peradaban Islam FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang terdiri atas dosen dan tenaga akademik.
Delegasi tersebut meliputi Prof. Didin Nurul Rosidin, M.A., Ph.D.; Aah Syafaah, M.Ag.; Dr. Zaenal Masduqi, M.Ag.; Anwar Nuris, M.Si.; serta Salma Mumtazah, S.Hum.
Selama berada di Perpustakaan Induk UKM, delegasi meninjau berbagai fasilitas sekaligus berdiskusi mengenai pemanfaatan sumber referensi internasional untuk kebutuhan pembelajaran dan penelitian.
Kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan kerja sama dalam bidang kepustakaan, pertukaran informasi ilmiah, serta penelitian bersama.
Dorong Budaya Riset dan Literasi
Bagi Program Studi Sejarah Peradaban Islam, pengalaman dari UKM dapat menjadi inspirasi untuk terus memperkuat budaya literasi akademik di lingkungan kampus.
Akses terhadap sumber ilmiah yang luas akan membantu dosen dan mahasiswa menghasilkan penelitian yang lebih berkualitas. Selain itu, pemanfaatan teknologi digital dapat membuat sumber pengetahuan semakin mudah diakses.
Kunjungan ini sekaligus menunjukkan bahwa internasionalisasi tidak hanya dilakukan melalui seminar atau kerja sama kelembagaan. Belajar dari praktik terbaik perguruan tinggi mitra juga menjadi bagian penting dalam membangun kampus yang berdaya saing global.
Melalui kunjungan ke Perpustakaan Induk UKM, Program Studi Sejarah Peradaban Islam FUA UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus membuka ruang untuk belajar, berkolaborasi, dan berkembang.
Dari perpustakaan, pengetahuan tumbuh. Dari kolaborasi internasional, wawasan semakin luas.


