UIN Siber Cirebon – Komitmen mencetak mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki kepedulian sosial terus diperkuat UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Melalui Himpunan Mahasiswa Tadris Biologi (HIMBIO), Departemen Lingkungan Hidup sukses menyelenggarakan Biology Movement (BIOMOVE) 2026 pada 25–26 Juni 2026 dengan mengusung tema “Nurture the Earth, Nurture Each Other.” Kegiatan ini menghadirkan perpaduan antara edukasi dan aksi nyata sebagai upaya membangun karakter mahasiswa yang mampu menjadi agen perubahan bagi lingkungan dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan dilaksanakan di Auditorium Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Lantai 5, halaman Gedung Cyber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, serta Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.
Belajar dari Krisis Lingkungan untuk Membangun Kesadaran Kolektif
Hari pertama diawali dengan Opening Ceremony, kemudian dilanjutkan Seminar Lingkungan Hidup bertajuk “Environmental Crisis and Ecological Restoration in Aceh and Sumatra” yang menghadirkan Dr. Dewi Cahyani, M.M., M.Pd.
Dalam pemaparannya, Dr. Dewi menjelaskan bahwa berbagai persoalan lingkungan di Aceh dan Sumatra merupakan dampak dari alih fungsi hutan, kebakaran lahan gambut, serta meningkatnya pencemaran yang memengaruhi kualitas tanah dan ekosistem. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut saling berkaitan sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemulihannya.
Ia juga menekankan bahwa mahasiswa, khususnya Generasi Z, memiliki peluang besar menjadi motor perubahan melalui kemampuan beradaptasi dengan teknologi, membangun jejaring, dan menghadirkan berbagai inovasi bagi keberlanjutan lingkungan.
“Kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang kita, tetapi meminjamkannya dari generasi mendatang,” ungkap Dr. Dewi, mengajak peserta menjadikan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Kesetaraan Gender dan Kelestarian Lingkungan Berjalan Beriringan
Setelah seminar lingkungan, peserta mengikuti Trip Study Gender yang dikemas dalam bentuk seminar interaktif bersama Fina Nurul Arifah, S.Pd. bertema “Future Leaders: Empower, Educate and Inspire.”
Melalui diskusi dan observasi film The Impossible Dream, peserta diajak memahami berbagai isu sosial, seperti kesenjangan gender, budaya patriarki, beban ganda perempuan (double burden), hingga hubungan antara perubahan iklim dan keadilan sosial. Kegiatan ini mendorong mahasiswa memiliki perspektif yang lebih inklusif dalam merespons tantangan pembangunan berkelanjutan.
Dari Ruang Seminar Menuju Aksi Nyata
Sebagai implementasi dari materi yang telah diperoleh, seluruh peserta melakukan penanaman berbagai jenis tanaman di lingkungan Gedung Cyber UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, meliputi alpukat (Persea americana), nangka (Artocarpus heterophyllus), dan matoa (Pometia pinnata).
Aksi tersebut menjadi simbol bahwa perubahan tidak cukup berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Semangat tersebut berlanjut pada hari kedua di kawasan Muara Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Setelah memperoleh arahan dari pemerintah desa dan pengelola kawasan, peserta bersama panitia melakukan penanaman 200 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya rehabilitasi ekosistem pesisir.
Penanaman mangrove diharapkan mampu membantu mengurangi risiko abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem pantai, serta meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pelestarian kawasan pesisir.
Mendukung Pencapaian SDGs Melalui Kolaborasi dan Aksi Berkelanjutan
Pelaksanaan BIOMOVE mencerminkan komitmen mahasiswa dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui edukasi lingkungan, SDG 5 (Kesetaraan Gender) melalui penguatan perspektif inklusif, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui peningkatan kesadaran terhadap krisis lingkungan, SDG 14 (Ekosistem Laut) melalui rehabilitasi kawasan pesisir dengan penanaman mangrove, SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui aksi penghijauan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.
Melalui BIOMOVE, HIMBIO UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau komunitas tertentu, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari perubahan pola pikir, kepedulian, dan aksi nyata.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepemimpinan, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan sebagai bekal menghadapi tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.


