FGD UI GreenMetric dan Halal Metric Fokus pada Infrastruktur Hijau hingga Digitalisasi Kampus
UIN Siber Cirebon – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon terus memperkuat langkah transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Strategi UI GreenMetric dan Halal Metric dalam Penguatan Reputasi Kampus Berkelanjutan” yang digelar pada Selasa, 19 Mei 2026.
Memasuki sesi lanjutan, kegiatan FGD difokuskan pada pembahasan tujuh kluster utama indikator UI GreenMetric yang menjadi fondasi penguatan tata kelola kampus hijau dan berkelanjutan.
Pembahasan tersebut dipandu langsung oleh Kepala Pusat Publikasi Ilmiah dan Pemeringkatan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Maulidya Ulfah, M.Pd.I., bersama tim pengelola pemeringkatan kampus dan berbagai unit strategis di lingkungan universitas.
Bahas Tujuh Kluster Strategis UI GreenMetric
Dalam sesi diskusi, peserta dibagi ke dalam beberapa kluster strategis yang menjadi indikator utama penilaian UI GreenMetric, yakni:
- Setting and Infrastructure (SI)
- Energy and Climate Change (EC)
- Waste (WS)
- Water (WR)
- Transportation (TR)
- Education and Research (ED)
- Governance and Digitalization (GD)
Setiap kluster membahas berbagai strategi implementatif yang dapat diterapkan secara konkret dalam tata kelola kampus berkelanjutan berbasis digital dan nilai-nilai ramah lingkungan.
Menurut Dr. Maulidya Ulfah, pembagian kluster tersebut dilakukan agar proses identifikasi potensi, tantangan, dan strategi pengembangan kampus hijau dapat dilakukan secara lebih terarah dan terukur.
“Melalui pembahasan berbasis kluster ini, kita ingin memastikan setiap indikator UI GreenMetric dapat dipetakan secara detail, mulai dari infrastruktur, efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga tata kelola digital kampus,” ujarnya.
Infrastruktur Hijau hingga Digitalisasi Jadi Fokus Penguatan Kampus
Pada kluster Setting and Infrastructure, peserta membahas penguatan infrastruktur hijau kampus, penataan ruang terbuka, hingga optimalisasi fasilitas ramah lingkungan di lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.
Sementara pada kluster Energy and Climate Change, diskusi menitikberatkan pada strategi efisiensi energi, pengurangan emisi karbon, serta adaptasi kampus terhadap isu perubahan iklim global.
Di sisi lain, kluster Waste dan Water membahas tata kelola limbah kampus, pengurangan sampah plastik, pengelolaan air bersih, serta strategi konservasi lingkungan yang berkelanjutan.
Transportasi Ramah Lingkungan dan Penguatan Riset Jadi Perhatian
Kluster Transportation turut menjadi perhatian penting dalam FGD tersebut. Pembahasan difokuskan pada pengembangan sistem transportasi kampus yang ramah lingkungan, aman, dan mendukung pengurangan polusi.
Sementara itu, pada kluster Education and Research, peserta mendiskusikan integrasi isu keberlanjutan dalam kurikulum, penguatan riset berbasis lingkungan, publikasi ilmiah, serta kolaborasi akademik terkait pembangunan berkelanjutan.
Adapun kluster Governance and Digitalization membahas penguatan tata kelola kampus berbasis digital, sistem layanan elektronik, transparansi informasi, hingga optimalisasi teknologi dalam mendukung transformasi Cyber Islamic University.
Penguatan UI GreenMetric dan Halal Metric Jadi Langkah Strategis
Dr. Maulidya Ulfah menegaskan bahwa integrasi UI GreenMetric dan Halal Metric bukan sekadar orientasi pemeringkatan internasional, tetapi menjadi bagian dari transformasi budaya kampus menuju institusi pendidikan tinggi yang sehat, hijau, inklusif, dan berdaya saing global.
Menurutnya, keberhasilan membangun kampus berkelanjutan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen universitas, mulai dari pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa.
“Kampus berkelanjutan tidak hanya berbicara soal lingkungan, tetapi juga menyangkut budaya akademik, tata kelola, inovasi digital, dan komitmen bersama dalam membangun masa depan pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.
Melalui FGD tersebut, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap mampu menghasilkan roadmap strategis penguatan UI GreenMetric dan Halal Metric sebagai fondasi menuju perguruan tinggi Islam berbasis siber yang unggul di tingkat global.


