UIN Siber Cirebon (Kesenden) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 131 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut mengisi kegiatan Pramuka di SDN Kesenden, Kota Cirebon, pada Kamis (13/8/2026). Selain memberikan materi kepramukaan berupa tali-temali, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), dan semaphore, mahasiswa KKN 131 memberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan pemanfaatannya menjadi pupuk kompos sebagai bagian dari program kerja bertema Pelestarian Lingkungan.
Edukasi lingkungan disampaikan secara langsung di sela-sela kegiatan Pramuka dengan mengenalkan siswa pada jenis-jenis sampah organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti daun kering, sisa makanan, dan bagian tumbuhan. Mahasiswa menjelaskan perbedaan sampah organik dan anorganik serta mengajak siswa memahami bahwa sampah organik tidak selalu harus berakhir di tempat pembuangan, tetapi dapat dimanfaatkan kembali melalui proses pengomposan.
Mahasiswa KKN 131 juga memberikan gambaran sederhana mengenai proses pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos. Siswa diajak memahami bahwa sampah organik yang dipilah sejak awal dapat dikumpulkan dan diolah sehingga memiliki manfaat bagi tanaman dan lingkungan. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang sederhana agar siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu mahasiswa KKN 131, Pepi Haryani, menyampaikan bahwa edukasi pemilahan sampah sengaja disisipkan dalam kegiatan Pramuka agar pesan mengenai pelestarian lingkungan dapat diterima siswa melalui kegiatan yang mereka sukai.
“Kami ingin edukasi lingkungan tidak hanya dilakukan dalam kegiatan khusus, tetapi juga bisa disampaikan melalui kegiatan yang sudah dekat dengan siswa seperti Pramuka. Kami mengajak adik-adik untuk mulai mengenali dan memilah sampah organik karena sampah tersebut masih bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Harapannya, kebiasaan sederhana ini dapat mereka terapkan di sekolah maupun di rumah,” ujar Pepi Haryani.
Selain edukasi lingkungan, mahasiswa KKN 131 tetap memberikan materi keterampilan Pramuka berupa tali-temali, PBB, dan semaphore. Siswa mengikuti kegiatan melalui praktik secara langsung sehingga kegiatan berlangsung interaktif dan tidak hanya berfokus pada penyampaian materi secara teori.
Santi, selaku Wali Kelas 5 SDN Kesenden sekaligus penanggung jawab kegiatan Pramuka, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN 131 dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penyisipan edukasi pemilahan sampah memberikan pengetahuan tambahan yang penting bagi siswa.
“Kami sangat mengapresiasi mahasiswa KKN 131 yang sudah ikut mengisi kegiatan Pramuka sekaligus memberikan edukasi tentang lingkungan. Pemilahan sampah organik penting dikenalkan kepada anak-anak sejak dini supaya mereka terbiasa menjaga kebersihan dan mengetahui bahwa sampah juga bisa dimanfaatkan kembali,” ungkap Santi.
Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan penyalaan api unggun dan pentas seni yang diikuti oleh siswa. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum kebersamaan sekaligus ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas mereka.
Melalui keterlibatan dalam kegiatan Pramuka, KKN Kelompok 131 tidak hanya memberikan pembelajaran mengenai keterampilan kepramukaan, tetapi juga memperluas edukasi Pelestarian Lingkungan, khususnya mengenai pemilahan dan pemanfaatan sampah organik. Mahasiswa berharap pengetahuan tersebut dapat membentuk kebiasaan siswa untuk
memilah sampah sejak dini dan menerapkannya secara berkelanjutan di lingkungan sekolah maupun rumah.


